Aryanto Misel (67), warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat melakukan inovasi dengan membuat alat yang diberi nama Nikuba. Nikuba sendiri merupakan akronim dari Niku Banyu berarti Itu Air.
Alat itu disebut Aryanto mampu mengonversi Air (H2O) menjadi Hidrogen (H2) dan bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor.Untuk satu unit Nikuba, Aryanto membanderolnya dengan harga Rp 4,5 juta. Saat ini Aryanto mengaku telah banyak mendapat pesanan. Salah satunya dari Kodam III Siliwangi yang memesan dengan jumlah cukup besar, yakni 10.000 unit.
"Kalau legalitasnya sudah keluar semua, ini sebenarnya pemesanannya sudah banyak. Dari Kodam III Siliwangi kurang lebih 10.000 unit," kata Aryanto kepada detikJabar saat ditemui di kediamannya di Lemahabang Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon belum lama ini.
Setiap satu liter air yang dimasukkan ke dalam Nikuba diklaim mampu membuat kendaraan bisa menempuh perjalanan dari Cirebon ke Semarang, pulang-pergi. Hanya saja, air yang bisa dikonversi menjadi Hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan adalah air yang sudah tidak memiliki kandungan logam berat.
Aryanto mengaku membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk melakukan riset dalam menciptakan alat ini. Modal yang dikeluarkan juga tidak sedikit.
Dijelaskan Aryanto, Nikuba berfungsi untuk memecah antara Hidrogen (H2) dan Oksigen (O2) yang terkandung di dalam Air (H2O) melalui proses elektrolisis. Hidrogen yang telah dihasilkan melalui proses elektrolisis itu kemudian dialirkan ke ruang pembakaran mesin sebagai bahan bakar.
"Sementara Oksigennya akan kembali dielektrolisis menjadi Hidrogen dan dialirkan lagi ruang pembakaran mesin kendaraan," kata dia.
(mso/mso)
Source: https://www.detik.com/jabar/jabar-gaskeun/d-6056574/segini-harga-alat-pengubah-air-jadi-bahan-bakar-minat-beli.
Setiap satu liter air yang dimasukkan ke dalam Nikuba diklaim mampu membuat kendaraan bisa menempuh perjalanan dari Cirebon ke Semarang, pulang-pergi. Hanya saja, air yang bisa dikonversi menjadi Hidrogen sebagai bahan bakar kendaraan adalah air yang sudah tidak memiliki kandungan logam berat.
Aryanto mengaku membutuhkan waktu hingga lima tahun untuk melakukan riset dalam menciptakan alat ini. Modal yang dikeluarkan juga tidak sedikit.
Dijelaskan Aryanto, Nikuba berfungsi untuk memecah antara Hidrogen (H2) dan Oksigen (O2) yang terkandung di dalam Air (H2O) melalui proses elektrolisis. Hidrogen yang telah dihasilkan melalui proses elektrolisis itu kemudian dialirkan ke ruang pembakaran mesin sebagai bahan bakar.
"Sementara Oksigennya akan kembali dielektrolisis menjadi Hidrogen dan dialirkan lagi ruang pembakaran mesin kendaraan," kata dia.
(mso/mso)
Source: https://www.detik.com/jabar/jabar-gaskeun/d-6056574/segini-harga-alat-pengubah-air-jadi-bahan-bakar-minat-beli.
0 Post a Comment:
Post a Comment